15
Jan
11

Brisbane … Summer Holiday

Catatan perjalanan (catper) ke Brisbane tgl 2-7 Desember 2010, sebelum terjadi banjir besar di Queensland Januari 2011.

Well, catper ini sampe hari ketiga aja, karena keburu males 😀


day 1

2 Desember 2010

Pagi itu jm 8, aku berangkat dr flat-ku menuju Adelaide airport. Tujuanku hr ini adalah Brisbane, ibukota state Queensland, Australia. Flight-nya tepat jam 10.45 dan tiba di Brisbane pukul 12.00 waktu sana. Adelaide dan Brisbane punya perbedaan waktu 30 menit. Tiba di Brisbane Airport udah dijemput temenku, senengnya, jdnya ga usah bingung2 deh mo kemana. Dari situ kami naik bus airport ke Airport village, eh bisnya kok ga bayar ya? pdhl di halteu-nya ada tulisan kalo ticket bisa dibeli di driver, harganya $5. Oh ya sebenernya dr Airport ke city jg bisa naek train, tp lebih mahal, tiketnya $15.

Back to Airport village, ternyata disana tuh shopping centre gitu deh, alias DFO, direct factory outlet. wah jdnya malah belanja deh, baru jg tiba di Brissie udah belanja aja. Setelah keliling2 muterin DFO dan having lunch, kami pergi ke city. Dr sana naik bis nomor 300 berhenti d Toombul trus dr sana sambung train ke Brisbane central. transport di Brisbane lebih mahal dr Adelaide. Sebelumnya aku udah dibeliin go card ma tmnku, jd aku tinggal isi2 aja deh. tp krn concession-nya cm berlaku buat students di QLD aja, yaaa jdnya aku ga bs pake (walopun bsknya beli go card yg concession hehehe … pake student ID-nya tmn :D). Go card-nya persis sm yg di Singapore. Jd kalo berencanan jalan2 lama di Brisbane mendingan beli tiket go card aja, drpd daily ticket krn jatuhnya akan lebih murah.

Back to journey, cuaca di Brisbane saat ini ujan terus walopun udah masuk summer, jd jalan2nya banyak terdelayed hujan yg lumayan lebat.

Di Brisbane, tempat yg pertama dikunjungi adalah ANZAC square, itu sebenernya cuma square buat “peringatan” pahlawan perang gitu; tp penataan tamannya apik, jd seneng aja ada disana. tempatnya diapit oleh Brisbane Central dan ost Office Square. Dari sana kami jalan ke Queen Street Mall, kalo di Adelaide mirip dengan Rundle Mall. Tapi karena penduduk Brisbane lebih banyak dari Adelaide, jd tempatnya pun lebih rame. Sore itu kami hanya berjalan-jalan seputaran city; terus makan di warung masakan Indonesia, pesen batagor sementara temen sy pesen siomay. Kynya itu batagor satu porsi termahal yg pernah aku beli, kalo dirupiahin sekitar 81 ribu hehehe …

Karena sudah malam, dari sana langsung pulang.

 

Day 2, 3 Dec

 

Brisbane River … yang meluap sampe 4.5m saat banjir Queensland

Lagi2 cuaca Brisbane hr ini mendung dan hujan. Hari ini kami menyusuri Brisbane River naik City Cat, semacam ferry yg jd alat transportasi utama di Brissie. Kami naik dari North Quay menyusuri sungai sampai ke pemberhentian terakhir kemudian balik lagi dan turun di QUT. Mengelilingi kampus QUT yg sepi, krn dimana-mana kampus di Aussie lg libur summer. DI QUT ada old parlement house yg dijadiin museum. Kami liat kesana sebentar karena memang tempatnya kecil dan tidak terlalu banyak koleksi yg dipamerkan.

Keluar dari gerbang QUT, kami langsung ke Queensland Parlement House, tp tour-nya baru diadakan sktr setengah jam kemudian pukul 3.30 pm, sehingga kami pergi ke Botanical Garden yg berada tepat di seberangnya. lima menit menjelang 3.30 kami sudah berada lagi di depan Parlement House, saat itu yg tour cuma berempat, kami berdua, dan dua lg cewek dari Jerman. Sayangnya selama tour itu kami tidak diperkenankan mengambil gambar, pdhl dalamnya elegan banget, kami masuk ke semua ruangan sidang dan boleh duduk di kursi2nya yang empuk dan nyaman itu.

Selesai dr tour, kami Jalan kaki meyusuri jembatan yg melintasi Brisbane River menuju South Bank. Di South Bank ini ada pantai buatan, “The Brisbane Wheel” (tiketnya $15 untuk adult, ga ada concession buat students) mirip dgn Singapore Flyer tp lebih kecil, terus ada Queensland Museum, Museum Science Centre, Queensland Art Gallery dan Qld State Libary. tp karena udah sore, tempat2 itu udah tutup, jd baru masuk kesana besoknya. Kecuali ke Museum Science Centre, ke tempat2 lainnya free entrance alias gratis.

Dari South Bank, kami jalan balik ke arah King Goerge Square tepat di depan Brisbane town hall. Hari itu ada penyalaan christmas tree yg lmyn gede, tp masih kalah gede dgn christmas tree di Victoria Square Adelaide.

Square-nya penuh banget, semua orang tumplek blek disitu, mulai dr orang tua sampe bayi2 kecil dalam stroler. Acaranya bentar doank, jam 8 kurang aja udah selese. Eh pas mau balik, ketemu temen kuliah, yg ternyata aslinya emang orang Brisbane, tp ambil master di Adelaide.

The Brisbane Wheel, yg saat banjir Queensland tuh, tenda di depannya sampe terendam (waktu liat di TV)

Day 3

Pagi itu hujan deras baget, kami mengunjungi UQ St. Lucia campuss tempat kuliahnya temenku. Karena ujannya gede dan deres, akhirnya kami ke perpustakaannya dan browsing2, login pake ID-nya tmeneku itu 😀

Kalo nungguin ujan berhenti ga tau sampe kpn, akhirnya kami memutuskan pergi, naik cityu cat ke South Bank, terus liat2 pantai buatannya, dan di depannya lg ada bazar gitu, judulnya life style market, krn yg dijual emang baju2 dan semua yg berhubungan dgn fashion dan life style deh. Dari sna, kami ke Qld Museum, koleksinya lumayan byk, dr binatang, aborigin, pesawat2 kuno, sampe koleksi jaman perang. Ada bbrp bag museum yg tidak boleh difoto, diantaranya koleksi aborigin. Dari sana kami ke Art GALLERY, wah disini boleh ambil foto, pdhl art gallery d adelaide ga boleh. Art gallery di Qld tempatnya lbh luas dan koleksi yg dipamerkan lebih kontemporer dibanding Adelaide yg lbh klasik.

Dari sana kami balik ke arah city, jalan ke arah botanical garden. Malam it mula 7.15 pm ada konser christmas carol, free entrance tentunya. Karena diselenggarakan di taman terbuka, jd orang2 udah siap bawa kursi sendiri, ato alas duduk lengkap dengan ponco dan payung, karena hujan. Well, the show still goes on. terrific ninght despite the weather kalo kata lord mayor-nya Brisbane yg kasi sambutan. Ajang konser itu bener2 jd acr keluarga buat orang sana, anak2 bayi lucu2 pd tidur di strolernya, begitu juga aak2 kecil lainnya yg duduk2 sambil nyanyi2. Kami ga liat konsernya sampe beres karena akhirnya jam 8 balik, persiapan besoknya mau ke Gold Coast.

 


Advertisements

0 Responses to “Brisbane … Summer Holiday”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Welcome to Laisya : A New Hope

This is a blog about my journey, my story, and my "curhat". "Laisya : A New Hope" is inspired by "Star Wars IV : A New Hope". (I love Star Wars Saga :D). This is my new blog to replace "Laisya and Her World". Well, actually I made this blog long time ago, before I made "Laisya and Her World". However, for certain reason, I have to leave "Laisya and Her World" and start this new (but old) blog :)

More about me??

Now, I live in Jakarta but I'll always love Bandung as my hometown. I used to live in Adelaide, South Australia for two years due to my study (master degree). I like reading, swimming, watching movies, and travelling. I have a dream to visit all interesting places in this planet. I hope my dream will come true someday. Am I a dreamer? Maybe, but why not?? Sometimes I envy TV reporters whom travel around the world for free, and they were paid. Gee, that is a Dream Job! :D Daydream? Yeaah, whatever lah :P.

Too many "dream" words here, maybe I actually should put "Laisya and Her Dream" as a blog title :D.

Laisya on Twitter

Enjoy your day!

January 2011
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 5,429 hits

%d bloggers like this: