Archive for the 'Special' Category

03
Aug
16

Dinas Luar Negeri Bagi Ibu Menyusui

Perjalanan Dinas? Mmm … No, thank you.

Yep, sejak melahirkan si kecil, saya sangat jarang melakukan perjalan dinas ke luar kota dengan alasan masih menyusui dan tidak tega meninggalkan si kecil di rumah. Apalagi karena saya tinggal di Tangsel sedangkan keluarga besar saya tinggal di Bandung dan keluarga besar suami tinggal di Semarang, sehingga khawatir jika harus meninggalkan anak. Kalaupun terpaksa harus dinas, biasanya saya bawa juga tuh si kecil, apalagi kalau dinasnya ke Bandung, sekalian main ke tempat Kakek Nenek-nya hehehe …

Sekitar awal bulan Juni lalu, saya ditelpon Bos, dan dengan mengagetkan ditanya, apa saya bersedia ikut ke Austria untuk training beserta 5 orang lainnya? Woww … tentunya excited banget, tapi tentunya saya gak bisa langsung mengiyakan karena harus tanya paksu dulu. Later on, Alhamdulillah paksu mengijinkan, dengan catatan nanti pas pergi mungkin akan “mengimpor” Eyang dari Semarang atau Nin dari Bandung.

Tapiiii … itu pun masih belum tahu jadi atau tidaknya keberangkatan ke Austria. Pengurusan surat dinas, paspor dll, ternyata makan waktu lama, jadi saya gak yakin bakalan jadi pergi, kecuali tiket sudah di tangan. Akhirnya semuanya baru pasti minus dua hari keberangkatan, saya baru menerima tiket dan paspor dinasnya.

Persiapan Pergi untuk si Kecil

Untuk si kecil sendiri, seminggu sebelum keberangkatan (padahal belum tahu juga jadi berangkat atau tidak), si kecil sudah saya latih minum UHT, karena stok ASIP tidak terlalu banyak (usia si kecil 16,5 bulan). Pertama, saya coba susu ultra mimi yang plain, ternyata gak mau. Saya coba juga susu pasteurisasi Diamond, ternyata gak mau juga. Saya coba susu kedelai, lebih gak mau. Kemudian saya coba UHT Greenfields, Alhamdulillah mau, dan tidak ada efek seperti susah pup atau m*ncr*t.

Selain itu, setiap sebelum bobo, saya selalu bisikin di telinganya, berulang-ulang “Mama mau pergi ya seminggu, nanti Dede gak nangis, gak cari nenen, kalau tidur ditemani Bapak dan ada Eyang juga, nanti kalau Mama pulang, dede boleh deh nenen lagi” … dan si kecil sepertinya mengerti karena dia menjawab iyaaa … iyaaa … hehehe …

Persiapan Pergi untuk Memerah ASI

Awalnya saya “mengikhlaskan” selama dinas di luar negeri saya akan membuang ASIP, tapi setelah dipikir-pikir kok sayang ya. Kemudian saya gugling, dan menemukan blog busui yang juga dinas ke luar negeri dan tetap memerah ASI. Akhirnya saya semangat. Blog tersebut benar-benar memberikan info yang mantap soal busui yang dinas ke luar negeri. Saya persiapkan semuanya, mengikuti saran dari blog itu. Tapi karena baru persiapan H-2 keberangkatan, persiapannya kurang maksimal. Saya bawa koper gede, setengahnya buat baju dan setengahnya buat peralatan tempur “ASIP”.

  1. Apron menyusui
  2. Cooler bag
  3. Plastic untuk ASIP (saya masih punya merk Natur sisa jaman pumping masih melimpah ruah).
  4. Aluminium foil
  5. Plastik Wrap
  6. Gunting
  7. Lakban
  8. Ice gel
  9. Pompa elektrik dan manual
  10. Print peraturan tsa (Transportation Security Administration)

Saya membawa semuanya di dalam koper, karena males ribet berurusan dengan security bandara untuk declare membawa ice gel dll. Tapi saya tetap membawa pompa ASI manual di tas ransel saya.

Selain itu, saya juga mengirim email ke hotel tempat saya menginap dan menanyakan apa bisa menitip ASIP saya di freezer mereka, dan hotelnya menanggapi dengan cepat dan membolehkan.

pompa elektrik unimom

Pompa elektrik unimom dan juga manualnya (tidak difoto), kado dari teman-teman tercinta, setia menemani selama dinas

Selama Perjalanan

Perjalanan dari Jakarta ke Doha memakan waktu sekitar 8 jam. Dengan waktu transit 4 jam, cukup bagi saya untuk melakukan pumping di Doha. Bandara tempat transitnya lumayan bagus, ada nursery room dan juga mushola terpisah. Akhirnya saya pumping di mushola setelah sholat subuh daripada harus pindah tempat ke nursery room. Mushola juga cukup sepi, sehingga tidak mengganggu orang lain. Saat itu pumping 150 mL (tidak maksimal) karena saya gak tenang dan hasilnya saya buang (sedih banget) karena memang tidak membawa ice gel untuk ke kabin. Setelah itu lanjut pesawat ke Vienna selama 5 jam.

Setelah Tiba di Tujuan

Tiba di Vienna, saya masih harus melakukan perjalanan darat ke Graz selama 2,5 jam. Saat itu, sudah terasa PD agak bengkak. Sampai di Graz, 24 juli sore hari waktu setempat. Setelah check in, saya langsung pumping. Setelah pumping, saya menitipkan semuanya (termasuk ice gel) ke tempat hotel untuk disimpan di freezer. Saya tulis nama, nomor kamar dan keterangan untuk disimpan di Freezer. Untuk selanjutnya, saya pumping dua kali sehari  setiap pagi sebelum berangkat kursus antara jam 5-6 pagi dan sore hari pulang kursus antara jam 5-6 sore.

Setiap hari saya juga skype dengan si kecil. Skype pertama, yang nangis bukan si kecil, tapi emaknya hiks … sedih rasanya. Skype berikutnya kadang setelah lunch (yang berarti setelah maghrib di Jakarta) atau setelah kursus (biasanya si kecil terbangun jam 12 malam). Saat malam pertama ditinggal, info dari paksu, si kecil nangis dari jam 3-5 pagi. Hari berikutnya agak gelisah tapi bisa tidur gak sampe bangun nangis. Lucunya setiap skype, dia akan pindah tempat ke belakang HP/laptop nyari Mamanya, dia liat Mamanya di layar jadi dia pikir Mamanya ada di belakang situ hehehe …

Hari jumat, 29 juli, saya berpindah tempat dari Graz ke Vienna. Pagi hari sekitar pukul 6 saya minta semua ASIP dan ice gel saya dikeluarkan dari freezer ke resepsionis hotel. Lalu saya masukan ke cooler bag. Perjalanan dari Graz ke Vienna sekitar 2.5 jam dengan kereta api. Sampai hotel di Vienna pukul 10.30 pagi, ASIP masih beku, saya titip ke resepsionis untuk disimpan di freezer karena baru bisa check in pukul 3 sore. Kemudian lanjut ke tempat meeting sekitar 30 menit dari hotel.

tiba wien

Tiba di Vienna dengan setia membawa cooler bag berisi ASIP

Di Vienna masih sempat dua kali pumping dan langsung dititip juga di freezer. Jadi total dapat ASIP adalah sekitar 1,390 mL (1,540 mL kalau ditambah dengan 150 mL yang dibuang pas transit).

Hari terakhir di Vienna adalah sabtu, 30 Juli. Pagi-pagi setelah pumping, plastik ASIP dititipkan ke freezer hotel. Kemudian check out hotel tapi tas masih dititipkan karena pesawat kembali ke Jakarta pukul 19.05 waktu setempat. Seharian jalan-jalan dan kembali ke hotel berniat untuk packing ASIP.

Naahhh saat itu lah agak terjadi disaster. Saya minta tolong ke resepsionis untuk mengambilkan barang-barang yang saya titip di freezer. Namun, resepsionis hanya mengeluarkan satu kantong putih. Saya bilang kalau saya menitipkan satu set lagi dalam “white plastic bag” alias kresek putih. Dia bilang gak ada, trus lumayan lama cari-cari. Setelah bbrp saat, sepertinya pegawai kitchen menyerahkan satu kresek putih itu. Dan alangkah shock-nya saya karena kresek itu disimpan di fridge bukan freezer. Hiks nangis darah deh. Alhasil, semua ASIP sudah mencair dan ice gel-nya pun mencair karena sudah dua hari di fridge. Haduuhh sedih banget, otomatis ASIP beku itu sudah cair lebih dari 24 jam, tapi saya gak tega buangnya. Saya tetep packing dan bawa ke bandara untuk masuk kabin (gak masuk bagasi, karena harus packing ulang). Niatnya kalaupun nanti harus dibuang, biarlah mbak-nya yang buang, saya gak tega buang ASIP yang hampir 1 liter itu. (yang masih beku adalah yang terakhir masuk freezer hasil pumping di Vienna).

Melewati Security Check di Bandara Vienna

Sebenarnya agak deg-degan juga sih bawa ASIP ke kabin, karena peraturan tsa yang baru hanya mencantumkan “traveling with children”. Ketika security check di bandara Vienna, saya jelaskan saya bawa ASIP dan menunjukkan aturan tsa itu.

gabag

cooler bag yang dibawa ke kabin, berisi 1.390 mL ASIP dan 4 ice gel (cooler bag ini juga kado dari teman tercinta)

Me : Hi, I bring breast milk and ice gel in this cooler bag (sambil menunjukkan aturan tsa yang sudah diprint)

Tsa officer (laki-laki) : Yes, but where is your child?

Me : at home. Sambil jelasin bla bla bla

Tsa officer : But Mam, you can’t bring it to the cabin if you are not traveling with your child.

Lalu ada seorang tsa officer perempuan yang menghampiri dan bertanya-tanya sementara yang laki-laki memanggil supervisornya (Alhamdulillah ternyata perempuan). Jadi ketika dijelaskan dia mengerti dan melihat ASIP yang ada di cooler bag. Yang dia lihat hanya di bagian atas, disana yang ada hanya yang volume 90 mL, 60 mL dan 140 mL yang masih agak beku (hasil pompa terakhir), jadi tsa supervisor itu mengizinkan dengan alasan volumenya tidak mencapai 100 mL dan yang lebih dari 100 mL masih beku. Padahal yang cooler bag bagian bawahnya banyak yang volumenya sekitar 120 mL. Alhamdulillah lolos.  Tapi dia tidak menjamin akan lolos pemeriksaan tsa ketika transit di Doha.

Long story goes short …

Ternyata di tempat transit di Doha sama sekali gak masalah (bahkan gak ditanya walaupun saya menginfokan ke mereka) karena mungkin dianggap ini transit dan sudah diperiksa di bandara awal. Apalagi transit di Doha hanya 1 jam sehingga sangat terburu-buru, Alhamdulillah tidak diribetkan dengan tsa yang tanya-tanya ASIP.

Ketika tiba di Jakarta, sudah dijemput si kecil yang sudah teriak Mama … Mama … (aahhh senangnya Mama bisa meluk kamu lagi De). Setelah masuk mobil, si kecil langsung bilang nenen … ternyata dia gak lupa hahaha …

Sampai rumah,semua ASIP langsung saya masukkan kulkas. Esoknya senin langsung ngantor, dan betul saja, hanya 140 mL itu yang masih layak diminum sedangkan sisanya 1 liter lebih dibuang mbak-nya (saya mah gak tega buangnya).

Jadi tipsnya ya ibu-ibu:

  1. Pastikan pihak hotel mengerti benar kalau yang dimaksud adalah FREEZER bukan FRIDGE.
  2. Dalam kantung ASIP lebih baik tidak diisi lebih dari 100 mL walaupun kapasitas kantong ASIP bisa sampai 150 mL.
  3. Lebih baik ASIP masuk bagasi daripada repot dan ribet ditanya-tanya pihak tsa di bandara.
  4. Ternyata tidak dibutuhkan surat keterangan dokter untuk membawa ASIP.

 

Note:

Ingat, perkataan adalah doa. Sejak awal niatnya mau membuang hasil pumping selama dinas karena males ribet, sampai akhirnya semangat setelah browsing blog busui lainnya yang dinas luar negeri. Ternyata walaupun sudah berusaha, ASIP tetap terbuang dan hanya tersisa 140 mL yang bisa diminum. Hiks … jadi merasa bersalah sudah berniat membuat hasil pumping sebelum berusaha 😥

01
Aug
16

Blog Update

Wowww …. it’s been a while since my last time blog update.

Now, I’m a mother of 16 months old (almost 17 months old) beautiful daughter. Ok, I’ll update a story one at a time starting from now on.

IMG_5932

Bapak, Mama, Alula (Semarang, Juli 2016, sebelum berangkat Sholat Ied 1437H).

02
Mar
11

Michael Buble

Diawali dari ini 23 Maret 2009

Terus ke sini 19 Februari 2010

Sampe dapet info ini 2 Juni 2010 lihat point 4

Dan membeli tiket untuk konsernya tanggal 26 Juli 2010 (8 bulan sebelum konsernya tiket udah sold out).

Perjalanan panjang dan akhirnya berhasil nonton live concert Michael Buble di Adelaide Entertainment Center (AEC) 1 Maret 2011. Michael Buble … a great singer … world class entertainer … woww … what a wonderful night. I love Michael Buble 🙂

Tiketnya

Tiba di AEC, turun dari tram nyebrang ke arah kiri, yep there is AEC.

 

Maksa moto padahal jaraknya jauh, hasilnya kaya gini … pas lagu Me and Mrs. Jones

23
Feb
11

My Top Ten Movies

I realize that I like watching movies although I’m not a huge moviegoers 😀
Thus, I tried to make a list of my fave movies of all time. Actually it’s not really 10 movies since there are some trilogies on the list. And apparently, I can’t decide which movie in which number, except for top three. (I’m quite sure for the top three!)

Here there are:
1. To Kill A Mockingbird (1962) – the best 😀 – a film based on Harper Lee’s book
2. The Lord of the Ring (trilogy) – based on JRR Tolkien’s book.
3. Star Wars saga (especially Star Wars IV: A New Hope and Star Wars III: Revenge of the Sith)
4. You’ve Got Mail – I want to have a bookshop around the corner because of watching this movie.
5. Kill Bill vol. 1 and 2 – a lil’ bit cruel but I like it
6. The Sixth Sense – woww .. do not watch this movie alone!
7. The Bourne trilogy and The Godfather – tied – hmmm … maybe it should be placed in number 5.
8. The Shawshank Redemption and Dead Poets Society.
9. Sabrina (Harrison Ford’s version) not Audrey Hepburn’s version (1954)
I’ve watched both of the movies and I think Ford’s version is better 😀
10. The Bucket List and August Rush
If you love traveling, The Bucket List is a must see movie. About August Rush, some people maybe won’t put this movie as their top ten, but for me this is worth to be placed in my top ten list.

See, the list is more than ten 😀 Maybe there are some movies that I forget. So, the list will get longer and longer 😀

Two pictures below are taken from “To Kill A Mockingbird”.

15
Jan
11

Ada Oprah di Sydney

Ini catatan perjalanan (catper) waktu jalan-jalan ke Sydney dan Canberra 12-21 Desember, tapi Cuma tercatat sampe tgl 14 Desember aja, keburu males juga, udah kelamaan 😀

11 Dec 2010

Sore itu pergi ke Adelaide Airport dgn tujuan Sydney pake Tiger Airways. Udah masuk pesawat, eeehhh apa daya, disuruh turun lg, ktnya ada technical difficulties. beuh, udahlah semua penumpang turun dgn waktu delayed yg ga ketauan sampe kpn. Eehh setelah nunggu hampir 2 jam, ada pengumuman pesawat dicancelled. Hhhrrgghhh kesel bgt, lagian salah aku jg, udah tau reputasi tiger jelek, jdnya antri buat ambil form refund dll. untungnya cm beli one way, org2 yg beli refund lebih bingung lg. Ah parah bgt, kynya tuh maskapai ga ada rasa bersalh, cuma bagiin form itu tanpa rasa bersalah, cm tulisan I’m sorry for all inconvinience. I was so upset, gak akan lagi deh pake Tiger (emang sebelumnya juga gak pernah!). Akhirnya hampir semua penumpang antri di service desk JetStar buat beli tiket ke Sydney dgn harga selangit. Itu pun buat penerbangan esok pagi.

(Pas bilang ke temenku seminggu kemudian, komentar dia Cuma “everybody has bad experience with tiger” … see!!!)

12 Dec 2010

Minggu pagi. It means almost all buses in Adelaide start operating at 8 am. Jadi pesen taxi buat ke bandara. Alhamdulillah penerbangannya ontime. Sampe Sydney jam 11 trus dijemput temenku, lgsung ke rumahnya dia di daerah Penshurst simpen tas dan makan siang. Trus naik train ke Cirqular Quay buat antri ambil ticket Oprah. Oh ya, sebenernya aku ga ada rencana ke Sydney sampai Januari, tp karena menang tiket Oprah, jd dimajuin deh ke Sydney-nya hehehe ….

 

Ternyata antrian orang yg ambil tiket banyak banget, maklum 6ribu orang yg antri masing2 dpt dua tiket. artinya 12 ribu orang untuk tapping dua show, pagi dan sore. Aku dpt yg sore. Katanya yg apply buat tiket itu mencapai 350ribu orang.

Uh finally dpt juga tiket dan wristband-nya setelah ampir dua jam antri di bawah teriknya matahari Sydney saat summer. Waw aku dpt tempat duduk di forecourt section A1 pula, berarti di depan kan? let see …

Setelah ambil tiket, kami buru2 ke stasiun kereta, soalnya tmnku ada party sorenya, dia ga enak kalo ga datang. Jd aku jg ga enak kalo ga ikut. So, aku ke sana, cuma kenal dia. Eeehhh tp tmn2nya dia baik, nyapa2 aku dan ngobrol banyak. Bahkan ada satu orang Indo jg tp yg udah lama banget tinggal di Sydney sampe2 bahasa Indo-nya dah kaku gitu heheh …

Done today.

 

13 Dec 2010

Senin jam 10 aku janjian bareng temenku yg kuliah di USyd depan Fisher Library. Usyd spt jg Uni Adelaide anggota group of 8 univ di Oz. Hhhmmm … kampus Usyd luas, beda ma UofA, hahaha … abis UofA di CBD, begitu nyebrang keluar kampus langsung mall 😀

Hari itu tmnku ketemu prof-nya jd aku ma tmnnya dia jagain anaknya sambil keliling usyd dan victoria park. Abis itu kami ke Campsie, rmhnya dia trus mkn siang. Aku balik lg naik train ke Central, ke china town. Eh paddy’s marketnya tutup, buka dr rabu sampe minggu. Akhirnya keliling china town dan darling harbour. Naik monorail, ternyata mesti byr lg, ga berlaku tiket multi yg udah kita punya. Yo wis gpp. Akhirnya keliling lebih dr 1 putaran naik monorail seputaran cbd, trus turun di City Centre. Dari sana jalan kaki ke town hall, cm bisa masuk ke satu hallnya aja. Trus ada hall gede buat konser dan disana ada orgel gitu, tp kita ga blh masuk, cm liat aja. Di dkt situ jg ada QVB, Queen Victoria Building, bangunan antik yg jadi mall. Trus sebelah town hall ada katedral, katedral apa ya? lupa.

Keliling sana bentar trus naik train dr town hall mau ke Olympic Park. Tp ga ada yg langsung, jdnya naik yg ke Lidcombe, dr sana sambung train ke Olympic Park. Wah trainnya penuh, kirain byk turis yg mau ke Olympic Park. Ternyata, begitu sampe Olympic Park rame, penuh banget, dan suara musik yg kenceng, untung audionya bagus. Beuuhh ternyata mau ada konser. Penasaran donk ada konser siapa, jd aku tanya ke salah 1 orang disana, oohh ternyata konser U2 di ANZ Stadium. Wooowww …. ga aneh rame bgt. Nampaknya cuma aku aja yg keliling stadion sendirian ga jelas mo ngapain. Wah komplek stadionnya luar biasa, dgn tiap tiang ada tulisan olympiade sebelumnya dan taun brp. Akhirnya sktr jam 6 balik ke Central.

Dari Central naik tram ke arah Lilyfield, eh byr lagi jg, krn ternyata tram itu dikelola swasta. Naik tram bulak balik cm pengen tau aja, ternyata melewati Ian Thorpe Aquatic Centre, Sydney Fish Market … dll. Ya udah setelah itu balik lg ke rumah tmnku.

14 Dec 2010

Hari ini tmnku took a day off. Setelah sarapan, kami pergi ke city. Turun di stasiun Martin Place. Dari situ keluar langsung Sydney Hospital. Trus kami jg lewat ke tempat channel 7 morning news: sunrise dan morning show. hahaha … dgn kampringnya lambai2 di kaca pdhl ga ke shoot jg. Dr situ kami jln ke botanical garden ke art gallery, nampak depan ampir sama dgn art gallery SA, pilar2 corrintianth. Tp art gallery NSW lbh gede. Dr situ kami jln di botanical garden dgn view harbor bridge dan opera house. Beautiful. Trus jalan ke contemporer museum di circular quay, lanjut ke The Rocks. Wooowww The Rocks rock! Dgn bangunan2 dr sandstone dan byk cafe2 berjajar, menarik buat pengunjung. Ada The Rocks Museum jg. Ga kerasa udah siang, kami makan siang di Australian Heritage Hotel. Setelah makan, nyebrang Harbor Bridge. Pemandagan dari atas ke Opera House indah bgt. Tadinya mo jln terus tp waktu dah mepet. Jadi cuma sepermpat jalan trus balik lewat Cahill Walk ke Circular Quay. Mulailah kami antri di Macquarie St buat masuk ke tempat shooting Oprah. Antri lebih dari 1 jam, melewati metal detector. dikasi goody bag yg isinya botol air minum, ponco plastik kalo ujan, dan sunscreen. Waa beneran kan, krn kami section A1, kami duduk di depan, baris ke 7 dr panggung, tp sygnya dpt duduk di pinggir. But it’s OK, yg penting kami di dpn, dan masih bs liat panggung dgn jelas. Karena baru jam 4 dan shooting baru jam 7 kami reherseal dulu buat acara bendera gitu deh. Ky di stadion, ada bendera gede yg melewati kepala org2, dan cm buat di bagian dpn doank donk :P. Trus crew-nya Oprah ngasi tau bintang tamu sore itu bakal ada Bono, Nicole Kidman + Keith Urban, Hugh Jackman, Olivia Newton John. Huaaa teriak donk begitu dikasi tau bakal ada Bono.

Beneran teriak histeris pas liat Oprah masuk panggung dan bintang tamu pertma Bono. Gilaaa …. ga percaya bisa liat mereka langsung. Not even ever dream it! Tp Bono cm bentar, soalnya msh hrs konser malemnya. (Eh btw selama nulis ini kan lg dlm kereta ke Katoomba, di dpn kursiku ada couple msh muda, kalo dgr dr bhsnya mgkin Jerman, beuuhh ciuman mulu wakakak …, mestinya merem ya gw :P)

Oh ya, sebenernya gak boleh bawa kamera buat ke show-nya Oprah, tp pas liat orang2 pada nekat ambil foto, akhirnya aku juga ikutan nekat ambil foto, hiks tapi pas Bono gak dapet, soalnya bintang tamu pertama, jadi belum berani ambil foto 😀

Setelah itu tamu berikutnya Hugh Jackman, dan dia masuk panggung dgn cara flying fox dr atap Opera House ke Panggung. Huuaaa … teriak lg begitu liat Hugh Jackman hahaha …. Eh Hugh Jackman lupa nge-rem flying fox-nya, alhasil matanya dia agak luka. Duuhhh kaciaann ..

Ternyata ikutan shooting itu lucu ya, pas break iklan, crew-nya Oprah langsung ngelilingi dia, ada yg benerin bajunya, ada yang benerin make-up nya … waah banyak deh.

Setelah itu, berturut-turut bintang tamunya Nicole Kidman dan Keith Urban (Nicole emang cantik bgt, perfect!) trus Olivia Newton John 😀

Setelah itu, 6 org tamu dr Amerika dpt kejutan hadiah kalung (berlian??), dannn kemudian kata Oprah, kami semua 6ribu orang dpt kalung jg dari Rio Tinto. Gilaaa … Alhamdulillah …. teriak ga percaya. Aku sampe tanya tmnku, is it for real? She said yes 😀 Dan acr terakhir adalah choir trus Hugh Jackman nyanyi disusul Olivia, Keith, Nicole daaannn Russel Crowe. Fantastic show. Begitu pulang, kami ambil kartu buat dpt berliannya. Ternyata mesti register online, dan kemudian dikirim, tp bahkan mesti nunggu sampe Juni 2011 :D. Yeah, that’s OK. Karena sebelumnya ga berharap dpt surprise, krn 6rb orang gitu lho. Entahlah audience pagi dapet apa, katanya kalung juga 😀 Oh ya, bintang tamu pagi ada Bindi Irwin (Irwin family), Jon Bon Jovi, Russel Crowe dan Jay Z.

Evening show itu ditutup dengan semua bintang tamu nyanyi “I Still Call Australia Home”. Ini ada video-nya di youtube. Nah aku tuh ada di bawah bendera Aussie itu 😛


Fantastic show. Cape tp amazed!

 

15
Jun
10

Waka Waka : This Time For Africa – World Cup 2010

Official Song for FIFA World Cup 2010 in South Africa

Continue reading ‘Waka Waka : This Time For Africa – World Cup 2010’

21
Feb
10

One of the Best Weekend I’ve Ever Had

Sabtu – Minggu, 20 – 21 Feb 2010

Aktivitas sabtu pagi berlangsung seperti biasa. Ba’da subuh, aku keluar rumah menikmati langit Jakarta yang masih setengah gelap, jalan yang masih agak sepi, kemudian ke warung. Namun, hari ini aku tidak berencana memasak, hanya ingin membeli minyak goreng yang sudah habis.

Setelah itu, aku dan Catur pergi ke Al-Azhar, janjian dengan Bitah di sana. Hari itu ada ta’lim “Tasyakuran dan Tabligh Akbar : Bersama Al-Quran Kita Bahagia” di Aula Buya Hamka, Masjid Al-Azhar. Pengisi acaranya Ust. H. Yusuf Mansur dan K.H. DR. Muslih Abdul Karim, MA. Alhamdulillah, Al-Azhar selalu menjadi lautan ilmu, semakin membuat kita mencintai Allah dan Rasulullah. Rasanya selama beberapa saat duduk di aula itu, rasa haru tak terhindarkan, membuatku tak mampu menahan air mata. Ya Allah, semoga do’a hari itu untuk semua jamaah terkabulkan, bisa jadi do’a itu terkabul di dunia ini sesuai yang diminta, dikabulkan Allah dengan cara lain, atau bahkan baru akan Allah berikan di akhirat nanti 🙂 . Allah tau yang terbaik bagi hamba-Nya. Acara diakhiri dengan shalat dzuhur berjamaah.

Continue reading ‘One of the Best Weekend I’ve Ever Had’




Welcome to Laisya : A New Hope

This is a blog about my journey, my story, and my "curhat". "Laisya : A New Hope" is inspired by "Star Wars IV : A New Hope". (I love Star Wars Saga :D). This is my new blog to replace "Laisya and Her World". Well, actually I made this blog long time ago, before I made "Laisya and Her World". However, for certain reason, I have to leave "Laisya and Her World" and start this new (but old) blog :)

More about me??

Now, I live in Jakarta but I'll always love Bandung as my hometown. I used to live in Adelaide, South Australia for two years due to my study (master degree). I like reading, swimming, watching movies, and travelling. I have a dream to visit all interesting places in this planet. I hope my dream will come true someday. Am I a dreamer? Maybe, but why not?? Sometimes I envy TV reporters whom travel around the world for free, and they were paid. Gee, that is a Dream Job! :D Daydream? Yeaah, whatever lah :P.

Too many "dream" words here, maybe I actually should put "Laisya and Her Dream" as a blog title :D.

Laisya on Twitter

Enjoy your day!

August 2017
M T W T F S S
« Aug    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 5,387 hits